Hai Sobat Ekraf! Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya baru saja mengadakan dialog interaktif dengan para pelaku ekonomi kreatif di Kota Pekanbaru. Acara ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi, kendala, dan masukan dari pelaku ekraf, sekaligus mencari solusi tepat untuk pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
Dalam acara ‘Temu Pelaku Ekraf di Kota Pekanbaru’ yang digelar di Tudung Saji Bunda Viera pada Rabu (11/12/2024), Menekraf Riefky menyampaikan pentingnya mendengar kebutuhan langsung dari pelaku ekraf.
“Kami ingin mendengarkan masukan dari Sobat Ekraf tentang pendampingan apa yang benar-benar diperlukan. Mumpung program 2025 sedang kami susun, ini adalah waktu yang tepat,” ujar Menekraf Riefky.
Salah satu aspirasi yang banyak disampaikan pelaku ekraf adalah terkait perizinan penyelenggaraan pertunjukan yang dinilai rumit, serta kebutuhan akan sertifikasi bagi para pelaku ekonomi kreatif.
Menanggapi hal tersebut, Menekraf Riefky menjelaskan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif terus berupaya mempermudah proses perizinan. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen memberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas SDM ekraf.
“Pelatihan yang tepat akan meningkatkan kualitas SDM. Kalau SDM bagus, acara sukses, sponsor puas, dan pengunjung happy. Ini ekosistem yang kita inginkan bersama,” tambahnya.
Kemenekraf juga tengah menyiapkan dukungan untuk mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif, termasuk dengan membentuk direktorat khusus untuk menangani tantangan setiap subsektor, seperti akses pembiayaan, investasi, hingga perlindungan hak cipta.
Plt. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam, menekankan bahwa ekonomi kreatif kini memiliki fokus yang lebih mandiri, terpisah dari Kementerian Pariwisata. Hal ini memberikan peluang lebih luas untuk mendukung para pelaku ekraf menciptakan karya-karya inovatif.
“Kami berharap pelaku ekraf di Pekanbaru dan Riau bisa bergotong-royong untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai The New Engine of Growth,” kata Neil.
Dalam kunjungannya, Menekraf Riefky juga menyempatkan diri mengunjungi Creative Hub Riau, sebuah fasilitas yang dirancang untuk membantu pelaku ekonomi kreatif tumbuh dan berkembang. Hub ini menjadi tempat kolaborasi, inovasi, dan pengembangan karya kreatif dari berbagai subsektor di wilayah Riau.
Dialog ini bukan sekadar mendengar, tetapi juga langkah nyata untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan program-program yang disiapkan dan dukungan pemerintah, ekonomi kreatif diharapkan semakin tumbuh dan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.